Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN

Bangkalan – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Darussalam (STAIDA) Bangkalan. Salah satu kader terbaiknya, Ach. Fausi, berhasil lolos seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 4 yang akan digelar pada 10–16 Februari 2026 di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Fausi diketahui merupakan santri Pondok Pesantren Miftahus Sholah Al-Husain, Karpote, Blega, Bangkalan. Selain itu, ia juga tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis STAI Darussalam Bangkalan sekaligus kader aktif PMII Komisariat STAIDA.

ICSM merupakan forum internasional bergengsi yang menjadi wadah bagi santri-santri terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengembangkan potensi, bertukar gagasan, serta memperkuat peran santri dalam membangun peradaban Islam di tingkat global.

Ucapnya terhadap Sahabatliterasi, Kamis (12/2), Fausi mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, kesempatan ini bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Ini adalah amanah besar. Bagi saya, ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga tanggung jawab untuk membawa nama baik pesantren dan kampus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fausi berharap keikutsertaannya dalam forum internasional tersebut dapat menjadi sarana memperluas wawasan, mempererat jejaring lintas negara, serta memperkuat dakwah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

“Saya berharap dapat berkontribusi nyata dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam, sekaligus mendapatkan jaringan serta ilmu dari berbagai orang baru,” tambahnya.

Dalam forum ICSM Batch 4 ini, Fausi juga akan mempresentasikan paper bertajuk “Kolaborasi Santri dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Syariah: Integrasi Pendidikan Ekonomi Syariah di Pesantren sebagai Strategi Mencetak Santri Melek Digital dan Berdaya Saing Global.”

Menurutnya, gagasan tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya fokus pada penguatan keilmuan agama, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren yang adaptif terhadap perkembangan digital.

Keberhasilan Fausi diharapkan menjadi motivasi bagi kader PMII dan para santri lainnya untuk terus berprestasi, berjejaring, serta mengambil peran strategis dalam kancah internasional. (M/12/2/26)
Baca Juga
Tag:
Postingan Terbaru
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
  • Kader PMII STAIDA Lolos ICSM Batch 4, Siap Harumkan Nama Santri di Tiga Negara ASEAN
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad