Bangkalan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Darussalam (STAIDA) Bangkalan. Setelah sebelumnya dinyatakan lolos sebagai delegasi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 4, Ach. Fausi kini sukses mengharumkan nama pesantren dan kampus dengan meraih penghargaan Top 1 Best Speakers dalam forum internasional tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada 10–16 Februari 2026 di tiga negara ASEAN Malaysia, Singapura, dan Thailand itu diikuti santri-santri terpilih dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam forum tersebut, Fausi tidak hanya menjadi peserta aktif, tetapi juga tampil memukau saat mempresentasikan gagasannya di hadapan peserta dan dewan juri internasional.
Fausi membawakan paper bertajuk “Kolaborasi Santri dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Syariah: Integrasi Pendidikan Ekonomi Syariah di Pesantren sebagai Strategi Mencetak Santri Melek Digital dan Berdaya Saing Global.” Presentasi tersebut dinilai unggul dari segi substansi, argumentasi, serta kemampuan retorika dan penguasaan materi, hingga mengantarkannya meraih posisi tertinggi sebagai pembicara terbaik.
Dalam keterangannya, Fausi menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata keberhasilan pribadi, melainkan buah dari doa dan dukungan banyak pihak.
“Alhamdulillah, ini semua berkat doa guru, kiai, dan keluarga. Penghargaan ini saya persembahkan untuk pesantren, kampus, dan seluruh keluarga” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kapasitas diri, khususnya dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan penguatan literasi digital dan ekonomi syariah di lingkungan pesantren.
Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa kader PMII STAIDA dan santri pesantren mampu bersaing di kancah internasional, tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai figur inspiratif yang membawa gagasan progresif dan solutif bagi peradaban Islam global.
Prestasi Ach. Fausi di ICSM Batch 4 diharapkan menjadi energi baru bagi kader PMII dan para santri di Bangkalan untuk terus berprestasi, berjejaring lintas negara, serta berkontribusi aktif dalam forum-forum internasional. (M/13/2/26)